Pendampingan dan Koordinasi Intensif Dorong Capaian LTT Polewali Mandar
POLEWALI MANDAR — Upaya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) terus dioptimalkan melalui kegiatan pendampingan pengolahan lahan, gerakan pengendalian (gerdal), serta koordinasi bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan penyuluh pertanian yang dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 26–27 Maret 2026 di Kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan koordinasi dilaksanakan di BPP Campalagian, BPP Matakali, dan BPP Polewali dengan fokus pada sinkronisasi target LTT serta identifikasi potensi tanam bulan April. Sementara itu, kegiatan pendampingan pengolahan lahan dan pelaksanaan gerakan pengendalian (gerdal) dilakukan di Kecamatan Luyo.
Kegiatan ini melibatkan Tim Swasembada Kabupaten Polewali Mandar, Katimker Kabupaten dan BPP Kecamatan, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terkait.
Pendampingan pengolahan lahan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan tanam berjalan optimal sehingga pelaksanaan tanam dapat dilakukan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. Selain itu, pelaksanaan gerakan pengendalian (gerdal) menjadi langkah strategis dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT) sejak dini sebagai upaya pencegahan sebelum tanam guna menjaga dan meningkatkan produktivitas.
Di sisi lain, koordinasi bersama BPP dan penyuluh difokuskan pada pemetaan potensi tanam, identifikasi kendala lapangan, serta penyusunan langkah percepatan LTT bulan April.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses pertanaman berjalan optimal, mendorong percepatan realisasi LTT, serta memperkuat koordinasi dalam pencapaian target LTT bulan April.
Melalui sinergi antara tim swasembada, penyuluh, dan seluruh pihak terkait, diharapkan percepatan tanam dapat terus ditingkatkan sehingga mampu mendukung peningkatan produksi dan ketahanan pangan nasional.(NK)